Lereng Muria – Untuk mengisi waktu luang di bulan Ramadan, bocah kecil (bocil) di Perum Rendole Indah Blok I-2 RT 07 RW 03 Sekarkurung Desa Muktiharjo Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati dilatih budaya Islam yaitu rebana atau hadroh pada hari Minggu 2 April 2023 di Mushola Nurul Ikhlas. Kegiatan tersebut diikuti 15 bocil dari usia kelas 4-6 SD dan SMP kelas 7. Pelatih berasal dari Dukuh Muktisari Desa Muktiharjo sejumlah 3 orang yang dikoordinatori oleh Hendro Setiawan.

Dengan sabar ketiga pelatih tersebut membimbing bocil-bocil yang masih asing dengan budaya rebana. Alat musik rebana pun diperkenalkan satu persatu dan tata cara menabuhnya, mulai dari bass, darbuka, tung tam keprak, terbang/genjring/rebana dan tamborin. Anak-anak dengan serius mendengarkan bimbingan dan arahan dari pelatih mulai dari cara memegang, menentukan nada, urutan menabuh dan lain sebagainya. Karena baru perkenalan maka materi yang diberikan merupakan materi yang paling mudah supaya dapat dimengerti oleh bocil.

“Aliran rebana yang kami latihkan kepada anak-anak adalah aliran klasik, karena aliran ini lebih mudah dipahami oleh pemula,”tutur Hendro Setiawan sebagai koordinator pelatih. Perlahan-lahan namun pasti bocil ini mulai memahami dan mempraktekkan bimbingan dari pelatih. “Tujuan awal latihan rebana adalah mengisi waktu luang menunggu waktu berbuka puasa, mengurangi ketergantungan terhadap HP dan memperkenalkan budaya asli Islam yaitu rebana. Alhamdulillaah anak-anak sudah dapat adaptasi. Nampak serius dan ceria memainkan rebana yang dipegang,”tutur Sugiri selaku Ketua RT 07 RW 03. Pemilihan waktu hari Minggu sore merupakan pilihan yang tepat. “Hari lain anak-anak banyak yang les pelajaran, pramuka dan olahraga,” tutur Sugiri. Untuk materi olah vokal dilatih oleh Ustadzah Siti Qomariyah, S.Pd.,M.Si sekaligus sebagai pembina rebana. Khusus vokal, difokuskan pada anak putri yang suaranya lebih memungkinkan.
Wartawan : Ek
Editor : Linn




