Lereng muria – Apapun kalau diperlakukan dengan baik maka akan memberikan manfaat bagi yang berperan di situ. Paling tidak memberi kegunaan dalam hal kejiwaan dan manfaat secara ekokomi.
Sama halnya ketika seseorang memelihara hewan di rumahnya. Hewan tersebut dipelihara dan dirawat seperti bagian dari keluarga serta membutuhkan perhatian juga. Pakan dan minuman selalu disiapkan untuk hewan peliharaan tersebut.
Hal tersebut dialami oleh Sutarsih (53 tahun) warga Dukuh Soko Desa Semirejo RT 3 RW 1 Kecamatan Gembong Kabupaten Pati Jawa Tengah. Setiap harinya memberi pakan kepada hewan peliharaannya. Di rumah nan asri tersebut kehidupan Sutarsih beserta keluarga terdapat ayam, kucing, burung dan kura-kura atau bulus.
Dari hewan peliharaan tersebut, ayamlah yang banyak menyita perhatiaannya. Ada sekitar 14 ekor ayam dengan berbagai tingkatan umur. Setiap harinya, Sutarsih memberikan perhatian yang layak seperti bagian dari keluarganya.
“Setiap pagi kami siapkan pakan untuk ayam dan sore pun juga tidak ketinggalan. Setelah adzan Subuh, ayam-ayam ini ramai bersuara agar di kekuarkan dari kandang dan kami beri makan seadanya. Terkadang nasi sisa, bekatul atau pun mi pakan ayam. Kalau sore pulanh dari kerja, ayam-ayam ini kami beri makan juga. Jadi kalau saya datang, ayam itu pasti mendekati saya. Sepertinya sudah hafal kalau akan diberi makan,”tutur Sutarsih.
“Sekarang beberapa ekor ayam sudah besar, kemungkinan dapat dijual atau disembelih pada waktu Hari Raya Idul Fitri mendatang. Lumayan dapat untuk tambahan lauk di meja makan. Biasanya kalau Hari Raya Fitri banyak saudara yang silaturahmi atau berkunjung ke sini. Yaa maklum karena saya kategori dituakan oleh kerabat keluarga,”imbuh Sutarsih kepada Lerengmuria.com pada hari Sabtu (21/2/2026) yang lalu di rumahnya.
Walaupun hewan ayam, kalau diperlakukan secara manusiawi juga memberikan manfaat kepada pemeliharanya. Siapa yang menanam itulah yang memanen.

Wartawan:ek
Editor:amt




