Logo Lerang Muria Baru 500px Hitam

GARANGAN JAWA: BERJASA TAPI DIMUSUHI (1)

Garangan Jawa predator berbagai macam hama tanaman budi daya (Foto: Wikipedia)
Garangan Jawa predator berbagai macam hama tanaman budi daya (Foto: Wikipedia)

Lereng Muria –             Ada sejumlah binatang yang keberadaannya sangat menguntungkan manusia, sekaligus merugikan manusia. Binatang ini bermanfaat untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan juga mengganggu hewan peliharaan manusia. Salah satunya adalah garangan Jawa.

Garangan Jawa ini banyak dijumpai di Indonesia dengan ciri memiliki bulu berwarna coklat kemerahan. Hewan predator ini memiliki habitat di padang rumput, semak-semak, perkebunan, ladang, sawah dan tempat terbuka. Bahkan mampu bertahan di dataran tinggi dan juga beririsan habitat dengan manusia. Sering dijumpai garangan Jawa ini berada di sekitar perkampungan warga pedesaan.

Garangan Jawa ini berjasa bagi manusia karena memangsa berbagai hewan yang menjadi hama atau pun pengganggu tanaman budi daya manusia, terutama padi. Di persawahan, garangan Jawa memangsa tikus, yuyu, ular, kala jengking, aneka serangga, kelabang, burung kecil dan lain sebagainya.

Di ekosistem sawah dan perkebunan, tikus merupakan hama yang sangat berbahaya karena merusak tanaman budi daya. Dengan adanya garangan Jawa, maka jumlah populasi tikus dapat dikendalikan.

Di persawahan, yuyu merupakan hewan yang melubangi pematang sawah, sehingga berlubang. Lubang tersebut digunakan untuk rumahnya. Akibatnya air irigasi terbuang percuma ke selokan. Efeknya tanaman tidak teraliri oleh air dan berpengaruh terhadap produktifitasnya.

Selain melubangi pematang sawah, yuyu juga memakan tanaman padi yang masih muda. Oleh karena itu yuyu dianggap sebagai hama yang merugikan petani. Dengan adanya garangan Jawa maka hama yuyu dapat dikurangi.

Di persawahan, garangan Jawa juga memakan aneka serangga, mulai dari kepik, belalang kayu, belalang coklat, belalang hijau dan sejenisnya. Aneka serangga tadi menjadi hama tanaman padi dan kehadirannya merugikan. Hadirnya garangan Jawa akan menciptakan keseimbangan rantai makanan di persawahan.

Wartawan:ek

Editor:and

Spesial Produk Kopi

Berita Lainnya