Logo Lerang Muria Baru 500px Hitam

GARANGAN JAWA: BERJASA TAPI DIMUSUHI (2-HABIS)

Garangan Jawa yang sering memangsa ternak ayam di perkampungan penduduk (Foto: IPB University)
Garangan Jawa yang sering memangsa ternak ayam di perkampungan penduduk (Foto: IPB University)

Lereng Muria –               Di balik jasa dan manfaat dari garangan Jawa terhadap keseimbangan ekosistem, hewan predator ini juga dimusuhi oleh manusia. Hal ini tidak lepas dari karakter garangan Jawa yang bersifat predator.

Apabila hewan ini berhabitat di sekitar pemukiman penduduk, misalnya di perladangan dan perkebunan maka akan berbahaya bagi ternak warga khususnya ayam dan bebek.

Di dalam kondisi tertentu, ayam yang dilepas liar akan mencari makanan sampai ladang atau kebun. Atau sebaliknya, garangan Jawa akan masuk ke perkampungan untuk mencari makan. Maka itulah waktu yang tepat bagi garangan Jawa untuk memakan ayam. Secara diam-diam garangan Jawa akan menyergap ayam yang menjadi santapan lezatnya. Apalagi hewan ini memiliki kebiasaan membawa pergi mangsa dan menjilati darah binatang buruannya.

Penduduk biasanya tidak tahu kalau ayamnya dimangsa garangan Jawa. Tahunya setelah sore hari ayam-ayam pulang ke rumah dan beberapa ekor ada yang tidak kelihatan atau hitungannya sudah berkurang. Maka kesimpulannya, ada ayam yang “digondol” garangan Jawa.

Oleh karena manusia memusuhinya dan dianggap sebagai hewan pemangsa yang harus diusir atau dibunuh. Biasanya garangan Jawa dipasangi jebakan di sekitar lokasi kandang atau jalur yang dilewati hewan pemangsa tersebut. Ada juga yang memburu dengan senapan angin, walaupun kurang efektif.

Ada warga yang menggunakan pelacak dan pemburu berupa anjing. Cara ini lebih efektif karena menggunakan penciuman, kecepatan dan kelincahan anjing. Sehingga, sekali garangan Jawa memunculkan diri akan diburu sampai ketemu oleh anjing.

Nah, itulah nasib ironis musang Jawa, satu sisi dicintai sedangkan sisi yang lain dimusuhi oleh penguasa alam yaitu manusia.

Wartawan:ek

Editor:and

Spesial Produk Kopi

Berita Lainnya