Logo Lerang Muria Baru 500px Hitam

KEMASUKAN AIR TIGA KALI

Rumah Wartono di Dukuh Setulan Desa Sidoharjo Pati yang kemasukan air banjir berwarna coklat
Rumah Wartono di Dukuh Setulan Desa Sidoharjo Pati yang kemasukan air banjir berwarna coklat

Lereng muria –           Hujan deras selama 2 jam pada hari Jumat (9/1/2026) di Kabupaten Pati Jawa Tengah, menimbulkan berbagai masalah bagi warga yang berdampak. Di Dukuh Setulan Desa Sidoharjo Kecamatan Pati Kabupaten Pati merupakan salah satu wilayah yang terdampak banjir.

Di dukuh tersebut, banjir datang sekitar pukul 22.00, perlahan namun pasti menggenangi jalan raya dan dilanjutkan memasuki rumah warga. Salah satu warga yang terdampak banjir adalah Wartono (45 tahun).

Warga Dukuh Setulan tersebut rumahnya kemasukan banjir sudah tiga kali yaitu Jumat malam (9/1/2026), Minggu (11/1/2026) dan Senin (12/1/2026). “Sudah tiga kali rumah saya kemasukan banjir. Selesai dibersihkan dan belum kering, banjir datang lagi. Padahal sudah saya tinggikan fondasi rumahnya, meskipun demikian air tetap masuk ke rumah dan seperti kolam,”tutur Wartono.

“Ketinggian air di atas mata kaki dan lumpur yang ditinggalkan seukuran mata kaki juga. Lumpur sisa banjir harus segera dibersihkan, kalau tidak maka akan mengeras dan sulit dihilangkan. Oleh karena itu sehabis banjir langsung kami bersihkan. Ternyata datang banjir berikutnya. Capek deh,”ujar Wartono yang juga berjualan sembako di rumahnya itu.

Nasib seperti Wartono ini juga dialami oleh warga lain di Dukuh Setulan dan Dukuh Baran Desa Sidoharjo Pati dan juga desa lainnya. Banjir yang membawa lumpur datang, pergi dan datang lagi.

Sampai hari ini (Rabu, 14/1/2026) cuaca ekstrim di Kabupaten Pati masih berlangsung. Bahkan banjir juga sudah mulai menggenangi Jalan Pantura Pati-Rembang, beberapa desa di Kecamatan Pati, Gabus dan Jakenan yang dilalui aliran Sungai Juwana. Selain itu, banjir juga melanda di beberapa desa di Kecamatan Tayu dan Juwana.

 

Wartawan:ek

Editor:amt

Spesial Produk Kopi

Berita Lainnya