Lereng muria – Popda cabang olahraga pencak silat tingkat Kabupaten Pati telah berlalu. Even yang digelar pada hari Sabtu-Minggu (2-3/5/2026) di GOR Pesantenan Puri, Kabupaten Pati tersebut diikuti 585 peserta dari kategori usia dini (SD/MI), pra remaja (SMP/MTs) dan remaja (SMA/SMK/MA).
Para pesilat tersebut bersaing secara sportif untuk meraih prestasi. Teknik, strategi, fisik dan kecepatan dibarengi semangat yang membara, menimbulkan sengitnya persaingan. Keringat bercucuran menyertai teriakan kemenangan dari atlet yang berjaya. Suara suporter yang menembus heningnya GOR Pesantenan, menambah suasana semakin panas.
Dan akhirnya dari sengitnya persaingan antar pesilat, tim SMAN 3 Pati tetap mempertahankan superioritasnya di gelanggang pencak silat Popda Kabupaten Pati dengan meraih peringkat pertama dalam pengumpulan medali. SMAN 3 Pati meraih 6 emas 2 perak dan 4 perunggu.
SMAN 1 Pati menduduki peringkat ke dua dengan raihan 3 emas 1 perak dan 2 perunggu. Sedangkan peringkat ke tiga direbut oleh SMK Mitra Industri 02 Pati dengan raihan 2 emas 2 perak dan 1 perunggu.
Untuk kategori SMP/MTs, juara umum pertama diraih oleh SMPN 1 Wedarijaksa dengan raihan 4 emas 1 perak 1 perunggu. Peringkat dua diduduki oleh SMPN 7 Pati yang memperoleh 2 emas 3 perunggu. Sedangkan SMPN 1 Batangan meraih juara umum ke tiga dengan raihan 2 emas 1 perunggu.
Kategori SD/MI, peringkat satu diduduki oleh MI Muhammadiyah Tambaharjo Pati dengan raihan 2 emas 1 perunggu. Peringkat dua diraih oleh SD Muhammadiyah Pati, SDN Jambean 02 Margorejo dan SDN Giling 02 Gunungwungkal dengan raihan 2 emas. Peringkat tiga direbut oleh MI Tarbiyatul Banin Winong dan SD IT Abu Bakar Ash Shidik Pati dengan raihan 1 emas 2 perak dan 3 perunggu.
Dari hasil perolehan medali untuk kategori SMA/SMK/MA, terbukti bahwa SMAN 3 Pati tetap yang terkuat untuk 2 tahun terakhir. Dalam Popda kali ini mengirimkan 12 pesilat dan berhasil merebut medali semua. Hal ini tidak lepas dari konsistensinya dalam proses latihan dan didukung oleh atlet KKO SMAN 3 Pati. Di samping itu juga memiliki motivasi yang tinggi yang berpedoman bahwa Popda adalah harga diri. Peralatan dan dukungan dari pihak lembaga juga maksimal. Tidak ayal pesilat SMAN 3 Pati tetap perkasa.
Di level SMP/MTs, SMPN 1 Wedarijaksa menggeser pesaing-pesaingnya. Raihan 4 emas dari 5 pesilat yang masuk final ini memang sangat luar biasa. Rutinitas dalam berlatih dan didampingi official yang mumpuni, menghasil prestasi maksimal bagi SMPN 1 Wedarijaksa di Popda Kabupaten Pati 2026 ini.
Prestasi yang dicetak oleh dua sekolah tersebut memang tidaklah instan tetapi melalui proses yang panjang dan berliku. Dan akhirnya berjaya di Popda Kabupaten Pati.
Wartawan:ek
Editor:amt




