Lereng muria – Satu lagi kuliner pagi Kabupaten Blora adalah srabi. Memang sudah tidak banyak penjual srabi di kabupaten penghasil kayu jati ini. Salah satunya adalah Bu Sarpi yang berjualan di Jl. Raya Ngawen-Japah, Kelurahan Ngawen Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora Jawa Tengah. Lebih tepatnya sebelah barat Pasar Ngawen dan bersebelahan dengan Pemakaman Umum Ngawen.
Pagi itu antrian para pembeli untuk menikmati hangat dan empuknya srabi. Srabi yang diolah dengan cara tradisional yaitu dengan bahan bakar kayu dan loyang dari grabah tanah masih menjadi alternatif pilihan di pagi hari. Mengingat hari ini (2/4/2025) masih suasana lebaran, yang dijumpai di rumah warga berupa makanan bersantan maka srabi menjadi salah satu pilihannya.
Maka tidaklah heran para pembeli harus rela antri selama satu jam untuk dapat menikmati gurihnya srabi yang terbuat dari tepung beras ini. Terlihat para pembeli duduk dengan sabar menunggu gilirannya. Apabila ada pembeli yang datang dan memesan srabi, Bu Sarpi hanya menyuruh bersabar kepada pembelinya. “Sabar yaa Bu, ini masih antri yaa,”tutur Bu Sarpi dengan ramahnya. Para pembeli pun sabar menunggu untuk mendapatkan kuliner srabi.

“Saya menunggu sekitar 1 jam untuk mendapatkan srabi yang hangat dan lezat ini. Walaupun antriannya lama tetapi sesuai dengan hasilnya yaitu srabi yang empuk dan hangat,”tutur Muh. Terate pemudik dari Kabupaten Pati.
Antrian yang lama memang dapat dimaklumi karena banyaknya pemudik dari luar kota yang rindu kuliner pagi Kabupaten Blora dan mencari variasi sarapan pagi yang bebas dari santan. Akhirnya, para penggemar srabi rela antri satu jam demi hangatnya kuliner Blora tersebut.
Wartawan:ek
Editor:amt