Logo Lerang Muria Baru 500px Hitam

SEPTI, JAGO SILAT YA JAGO TARTIL

Septyana Cahya, pesilat andalan SMAN 3 Pati sedang mengikuti lomba tartil Qur'an dalam acara Festival Ramadhan di Masjid Jabal Khoir (3/3/2026)
Septyana Cahya, pesilat andalan SMAN 3 Pati sedang mengikuti lomba tartil Qur'an dalam acara Festival Ramadhan di Masjid Jabal Khoir (3/3/2026)

Lereng muria –            Pagi yang cerah pada hari Selasa (3/3/2026) yang lalu, di Masjid Jabal Khoir SMAN 3 Pati. Pada hari itu, diadakan lomba tartil dalam rangka Festival Ramadhan SMAN 3 Pati. Lomba tartil tersebut diikuti 12 peserta dari kelas XI yang sedang mengikuti Pesantren Kilat.

Pada kesempatan tersebut, pembawa acara memanggil peserta nomor undi 4 perwakilan dari kelas XI-12. Majulah seorang gadis berhijab ke depan dan menghadap dewan juri sambil membawa kitab Al Qur’an dan menempatkan diri untuk peserta lomba. Sepontan salah satu dewan juri bertanya,”Ini dari kelas KKO (Kelas Khusus Olahraga) yaa”. “Dapat membaca tartil ?,”tanya salah satu dewan juri tersebut sembari bercanda. Peserta yang ditanya hanya tersenyum ramah dan mengangguk ramah juga.

Perlombaan dan penilaian tartil pun dimulai. Peserta nomor 4 tersebut membaca berbagai surah dalam Al Qur’an di juz 30. Surah tersebut adalah Ad Duha sampai Alaq dan ditambah Al Infitar.

Tanpa diduga suara, irama, tajwid dan mahrojnya bagus. Tidak mengira seorang siswa KKO yang biasa berlatih fisik dan teknik dapat melafalkan berbagai surah dalam Qur’an dengan fasih. Ketika diumumkan oleh panitia, ternyata peserta nomor urut 4 dari kelas KKO tersebut mampu meraih juara 2.

Siapa sebenarnya peserta nomor urut 4 tersebut? Dia adalah atlet pencak silatnya SMAN Pati yang bernama Sptyana Cahya Ningrum yang berdomisili di Desa Gunungsari Kecamatan Batangan Kabupaten Pati putra dari Bapak Damiri. Septi, begitu panggilan akrabnya adalah pesilat berprestasi andalan Kabupaten Pati juga.

Prestasi yang diraih oleh jagonya pencak silat dari SH Terate ini dimulai dari tahun 2024 meraih medali perak Popda Jateng, meraih medali emas Popda Jateng 2025 dan meraih emas Krida SH Terate III Jateng 2026.

Tanpa diduga, Septi selain jago silat juga jago tartil Qur’an. “Anak ini bagus kemampuan membacanya. Irama, tajwid dan mahrojnya bagus. Yang kurang maksimal hanya mahrojnya,”tutur Drs. Muftahul Munir, M.Pd. yang menjadi salah satu juri tartil. “Kalau mendapatkan juara, yaa pantaslah,”imbuh Muftahul Munir.

Wajah berbinar dimunculkan dari raut muka Septi, setelah diumumkan sebagai juara 2 tartil seraya bersyukur. “Alhamdulillaah saya juara 2 lomba tartil. Sangat bersyukur dengan hasil tersebut dan bangga dapat berprestasi di lomba tartil ini. Dan ini merupakan pengalaman baru untuk saya,”tutur Septi kepada Lerengmuria.com.

Disinggung mengenai persiapan lomba tartil tersebut, Septi menuturkan bahwa tidak ada persiapan khusus. “Untuk menghadapi lomba tartil ini tidak ada persiapan khusus dan menjalani hari seperti biasa saja,”imbuh Septi mengakhiri wawancara.

Kemampuan multi talenta Septi ini memang kategori langka, selain jago silat juga jago tartil Qur’an. Septi juga kategori siswa paling cerdas di kelasnya yaitu XI-12 atau KKO yang berisi anak-anak yang berpotensi di bidang olahraga. Selamat untuk Septi, semoga prestasinya meningkat di masa mendatang.

 

Wartawan:ek

Editor:amt

Spesial Produk Kopi

Berita Lainnya