Lereng muria – Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate atau SH Terate Cabang Pati berdiri pada tahun 1993. Mulai mengesahkan warga baru pada tahun 1994. Jadi, sekarang SH Terate Cabang Pati sudah berumur 32 tahun. Sudah mengalami 3 kali ketua cabang yaitu Rusono, Suntoro dan sekarang Abdul Khalim, M
M., M.Pd.I. Sekarang Cabang Pati sudah memiliki padepokan sendiri untuk berbagai macam kegiatan yang berada di Desa Tanjunganom Kecamatan Gabus Kabupaten Pati Jawa Tengah.
Dengan umur yang semakin matang dan dikelola dengan baik oleh ketua cabang yang juga Kepala MA Abadiyah Gabus ini dan jajaran pengurusnya, SH Terate mengalami perkembangan sangat pesat. Hal itu dapat dibuktikan pada UKT sabuk putih tahun 2025 sebesar 594 peserta dan ada peningkatan dibanding UKT tahun 2024 sejumlah 515 siswa.
Sekarang semua kecamatan sudah berdiri ranting. Dan ada latihan SH Terate yaitu 21 ranting. Selain itu juga memiliki 3 komisariat. Dari 21 ranting tersebut terdapat 134 rayon aktif yang setiap tahunnya menghasilkan warga baru.
Seratus tigapuluh empat tersebut berasal dari Ranting Jakenan 4 rayon, Wedarijaksa 6 rayon, Gabus 8 rayon, Pati Kota 13 rayon, Tlogowungu 2 rayon, Jaken 4 rayon, Gembong 6 rayon, Margorejo 9 rayon,

Margoyoso 2 rayon, Juwana 18 rayon, Dukuhseti 3 rayon, Tayu 4 rayon, Gunungwungkal 1 rayon, Batangan 8 rayon, Sukolilo 8 rayon, Kayen 8 rayon, Trangkil 8 rayon, Winong 7 rayon, Pucakwangi 9 rayon, Tambakromo 6 rayon, dan Cluwak 3 rayon.

Tiga komisariat yang aktif di Cabang Pati adalah Komisariat Padepokan, SMAN 3 Pati, dan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Pati. Ketiga komisariat tersebut juga bergerak aktif untuk menghasilkan anggota SH Terate yang berbudi pekerti luhur, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan memayu hayuning bawono.
Keberhasilan tersebut mendapat tanggapan positif dari Ketua Cabang SH Terate Pati Abdul Khalim, M.M., M.Pd.I. “Alhamdulillah, Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Pati Pusat Madiun sekarang mempunyai 21 ranting 3 komisariat dengan jumlah rayon 134. Semoga kedepannya terus bertambah rayon-rayon yang lain,”ujar Abdul Khalim, M.M., M.Pd.I.
“Ini sebagai ikhtiar para pelatih dan pengurus dalam mencetak calon pendekar yang mempunyai kemampuan membentuk dirinya menjadi manusia berbudi pekerti luhur tahu benar dan salah. Mampu prestasi baik level daerah, nasional bahkan internasional serta yang berguna bagi masyarakat banyak,”pungkas Abdul Khalim, M.M., M.Pd.I. kepasa Lerengmuria.com pada hari Senin (24/3/2025) via ponsel.
Wartawan:ek
Editor:amt