Lereng Muria – Pada hari Sabtu pagi 3 Juni 2023 diadakan Kirab Budaya dalam rangka sedekah bumi Desa Margorejo Kecamatan Margorejo Pati. Start dimulai dari Lapangan Sepak Bola Desa Margorejo dan berakhir di lapangan yang sama. Jarak yang ditempuh rombongan kirab budaya tersebut sejauh 5 km. Di antara rombongan tersebut terdapat Kelompok RW 3 yang menempati urutan ke 5 dari 7 kelompok peserta. Dari Kelompok RW 3 itu terdapat satu mobil grand max yang berisi pesilat dari SH Terate Rayon Margorejo Ranting Margorejo Cabang Pati Pusat Madiun. Anggota yang terlibat ada 50 orang terdiri dari 30 siswa dan 20 warga/pelatih.

Dengan memakai seragam pencak silat SH Terate mereka berjalan menyusuri rute yang sudah ditentukan. Di setiap perempatan jalan pesilat ini berhenti untuk memperagakan jurus-jurus SH Terate. Ada sekitar 7 titik atau lokasi yang digunakan pesilat untuk menampilkan keahliannya berupa jurus ganda putra, jurus beregu dan tunggal baku. Khusus untuk jurus ganda putra penampilannya sangat sempurna dan memukau serta natural. Seperti perkelahian yang sebenarnya, dengan gerakan mantap bertenaga dan menggunakan teknik guntingan leher super atraktif. Jurus seni ganda putra tersebut diperagakan oleh Muhammad Wahyu dan Muhammad Firdian. Setelah kirab budaya dilanjutkan penampilan di panggung kethoprak berupa tunggal putra putri tangan kosong, tunggal putri senjata golok dan diakhiri ganda putra.

“Alhamdulillah, penampilan kami mendapat sambutan hangat dari penonton. Paling tidak kita sudah memberi warna dan ikut memeriahkan sedekah bumi sekaligus memperkenalkan SH Terate kepada masyarakat,”tutur Andika Rizki sebagai koordinator SH Terate Desa Margorejo. “Semoga penampilan kami memberi manfaat untuk SH Terate dan masyarakat Margorejo,”harapnya diakhir wawancara.
Kontributor:Andika dan Wahyu
Editor:Linn




