Lereng Muria – SMPN 2 Tayu Kabupaten Pati Jawa Tengah atau lebih dikenal dengan sebutan Sedayu pada hari Sabtu (1/7/2023) yang lalu merayakan Dies Natalis ke 38. Sekolah tersebut dalam merayakan ulang tahunnya dikemas dalam bentuk berbagai macam kegiatan mulai dari bakti sosial, jalan santai, temu alumni, bazar dan acara pentas seni. Pentas seni yang ditampilkan berupa wayang kulit, campur sari, karawitan dan seni tari. Untuk kesenian tradisional wayang kulit menampilkan 3 dalang muda yang semuanya adalah alumni SMPN 2 Tayu. Ke 3 dalang tersebut adalah Ki Anang Nuril Abdalla, Ki Deny Prasetyo dan Ki Bagus Tri Ryadi. Pentas wayang kulit pada malam itu mengambil cerita Dewa Ruci. Lakon Dewa Ruci ini menceritakan perjalanan spiritual ksatria Pandawa yaitu Bima atau Werkudara.

Selain menampilkan wayang kulit, juga menampilkan Karawitan Sedayu Laras yang fenomenal. Para penabuh gamelan tersebut berasal dari siswa-siswi Sedayu sendiri. Mereka menabuh gamelan seperti penabuh profesional. Berbagai macam gending dimainkan untuk memeriahkan acara tersebut. Tidak lupa Campur Sari Sedayu Musik juga semakin meriahnya acara dies natalis itu. Campur sari yang dimainkan oleh siswa Sedayu mengalun dan mendayu membawa para penikmat musik ikut bergoyang. Tidak lupa potensi seni tari tradisional juga ditampilkan di atas panggung tersebut. “Dalam memperingati dies natalis ini kami tampilkan semua potensi dan bakat siswa Sedayu. Terutama yang bernusnsa seni budaya tradisional. Hal itu karena bakat siswa Sedayu dalam hal seni budaya sangat luar biasa mulai dari wayang kulit, karawitan, olah vokal dan campur sari,”tutur Fajar Setyo Nugroho, S.Pd. selaku Kepala SMPN 2 Tayu ini.

“Apresiasi yang luar biasa untuk SMPN 2 Tayu dalam dies natalis ke 38 ini. Ini bukti bahwa Sedayu berusaha konsisten dan peduli nguri-uri seni budaya tradisional Indonesia. Semoga Sedayu semakin berjaya dan menjadi tujuan utama orang tua untuk menyekolahkan anaknya dan guru karyawan tetap memegang amanah dari orang tua siswa,”tutur Winarto, S.Pd.,M.Hum. selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pati di saat memberikan sambutannya. Dies natalis tersebut melibatkan semua siswa, guru, karyawan, alumni dan masyarakat sekitar. Kegiatan berlangsung dari pagi sampai tengah malam.
Wartawan:Ek
Editor:Linn




