Lereng Muria – Salah satu paket wisata di Yogyakarta adalah Lava Merapi Tour. Wisata ini sangat diminati karena mengelilingi lokasi yang diterjang lava Gunung Merapi pada tahun 2010 nan dahsyat.
Pada hari Rabu (17/12/2025), para wisatawan dari berbagai daerah mengikuti Lava Merapi Tour dan mengunjungi Museum Sisa Hartaku. Di pelataran museum tersebut berjajar para penjual souvenir dan aneka makanan minuman. Souvenir tersebut berupa kaos, topi, gantungan kunci, kipas dan lain sebagainya. Sedangkan penjual makanan dan minumannya berupa cilok, batagor, penthol, es teh dan es dawet.
Di tempat itu ada salah satu penjual (bakul) es dawet durian gula Jawa asli. Penjual tersebut berpenampilan rapi berbaju hitam dan lapaknya di atas sepeda motor bernama Mas Andrianus (26 tahun). Siapa sangka Mas Andrianus bukan penduduk asli Yogyakarta tetapi pendatang dari Purbalingga. “Saya bukan asli Yogya mas, tetapi berasal dari Purbalingga Jawa Tengah. Kami bersama teman yang lain sudah lama berjualan di sini, ada sekitar 3 tahun. Kami kontrak lokasi ini setiap tahunnya Rp. 800.000,”tutur Mas Andrianus.
“Kebetulan sekali, pedagang makanan dan minuman di sini berasal dari Purbalingga sedangkan pedagang souvenir ini berasal dari penduduk sini (Sleman Yogyakarta),”tutur Mas Andrianus sembari tersenyum.
Hari itu es dawet rasa durian Mas Andrianus laris manis. Hal itu karena suasana di lereng Gunung Merapi Sleman Yogyakarta cukup panas. Sehingga para wisatawan sangat antusias untuk minum es dawet yang manis segar untuk menghilangkan rasa dahaganya.
Wartawan:ek
Editor:and




