Logo Lerang Muria Baru 500px Hitam

KULINER ASAP (1): IKAN ASAP

Ikan asap yang sudag siap dikonsumsikan (Foto: Kompas.com)
Ikan asap yang sudag siap dikonsumsikan (Foto: Kompas.com)

Lereng Muria –         Masalah kuliner, Indonesia memang gudangnya. Didukung sumber daya alam dan kreatifitas penduduknya, maka dapat dihasilkan berbagai kuliner lezat yang dapat menggoyang lidah para penikmatnya.

Salah satunya adalah kuliner serba asap. Model kuliner ini memanfaatkan asap dalam proses pemasakannya. Cita rasa dan aroma dari asap akan menghasilkan berbagai varian kuliner lezat Indonesia.

Varian dari kuliner asap yang terkenal adalah ikan asap. Ikan asap adalah ikan yang diawetkan dengan cara pengasapan. Salmon biasa diasap untuk membuat lox, dan beberapa spesies ikan seperti bandeng, hering, makerel, tongkol, tenggiri, dan gabus juga biasa diasap panas. Ikan asap banyak ditemukan dalam masakan Indonesia.

Selain itu juga terdapat di Rusia, Yahudi, dan Skandinavia, begitupun dari Eropa Timur dan Tengah. Lazimnya ikan asap dihasilkan dengan menggunakan asap yang berasal dari pembakaran kayu atau bahan organik lainnya.

Dikutip dari wikipedia.org, proses pengasapan itu sendiri merupakan kombinasi dari pemanasan, penggaraman, dan peresapan zat-zat kimia yang berasal dari asap, yaitu senyawa aldehida, fenol dan asam-asam organik yang bertujuan untuk membunuh bakteri, merusak aktivitas enzim, mengurangi kadar air daging ikan dan meresapkan berbagai senyawa kimia yang berasal dari asap. Selain itu, pengasapan juga dapat memberi aroma dan rasa lezat yang khas pada daging ikan.

Bergantung pada teknik, bahan-bahan pengawet yang ditambahkan, serta lamanya waktu pengasapan, dikenal beberapa jenis ikan asap hasil dari proses pengasapan tradisional yang berkembang di pelbagai daerah di Indonesia. Di antaranya adalah ikan salai dari Sumatra dan Kalimantan, ikan panggang dari pesisir utara Jawa, ikan kayu dari Sulawesi bagian selatan, ikan fufu dari Sulawesi Utara, ikan asar dari Ambon, dan lain-lain.

Cara Pembuatan

Dilansir dari scribd.com, cara pembuatan ikan asap cukup sederhana. Yaitu 1.Siangi ikan, cuci, dan kelompokkan menurut ukuran. 2.Masukkan garam ke dalam 1/2 liter air dan didihkan, kemudian dinginkan. 3.Rendam ikan selama ± 15-20 menit, tiriskan, dan angin-anginkan sampai permukaan kering.

4.Ikat satu persatu kemudian; a.gantungkan dalam ruang pengasapan, dengan jarak masing-masing ± 1 cm atau, b.gantung dengan ekor ke bawah dan kepala menghadap ke atas dengan menggunakan kaitan kawat atau, c.susun satu persatu di atas anyaman bambu, kemudian disusun dalam lemari pengasapan secara.

Agar pengasapan merata ikan harus dibolak-balik.

5.Siapkan bahan bakar berupa arang dan potong-potong kayu di bawah ruang pengasap, kemudian

bakar; 6.Bubuhkan ampas tebu atau serbuk gergaji sedikit demi sedikit sampai timbul asap; a. panas diatur pada suhu ± 700 – 800 C. selama 2-3 jam (harus dijaga agar panas merata dan ikan tidak sampai hangus); b.panas diatur pada suhu ± 300 – 400 C selama 4 jam terus menerus. Hasil pengasapan ditandai dengan bau harum yang khas dari ikan asap; 7.Keluarkan ikan asap dari lemari pengasapan lalu bungkus atau kemas dalam kantong plastik.

Wartawan:ek

Editor:and

Spesial Produk Kopi

Berita Lainnya