Lereng Muria – Eko Wahono adalah seorang pelatih bela diri Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate atau SH Terate Cabang Pati Pusat Madiun. Pria berusia 53 tahun ini setiap sorenya melatih ekstrakurikuler pencak silat di berbagai sekolah di Kabupaten Pati Jawa Tengah. Umurnya memang sudah berkepala lima, namun masih memiliki semangat yang luar biasa untuk mengembangkan pencak silat di Kabupaten Pati.
Pak Eko, begitu orang menyapanya tidak lelah untuk melatih siswanya bela diri pencak silat SH Terate. Setiap sore, Pak Eko membawa peaching atau target ke berbagai sekolah untuk melatih anak didiknya. Target ini selalu terselip di sepeda motornya setiap sore. Benda empuk berbentuk persegi empat tersebut menjadi kawan setia setiap sorenya. Apalagi menghadapi Popda Kabupaten Pati tahun 2026 ini.
Pak Eko merasakan betapa kerasnya tendangan para siswanya ketika menendang peaching.Peaching inilah yang menjadi alat bantu untuk melatih teknik tendangan, pukulan dan lain sebagainya.
“Setiap sore saya berangkat ke sekolah sesuai jadwal saya melatih. Baju sakral SH Terate, sabuk mori, peaching bahkan _body protector_ atau pelindung badan menjadi perlengkapan yang saya bawa. Dapat dikatakan teman setia di saat melatih anak-anak,”tutur Pak Eko yang berdomisili di Perum Rendole Indah Blok I-2 Muktiharjo, Margorejo, Pati ini.
“Jadi setiap sore, saya _ngalor-ngidul_ membawa peaching,”tutur Pak Eko sambil tersenyum. “Apalagi menghadapi Popda bulan Mei mendatang. Yaa peaching selalu saya bawa untuk berlatih. Kadang kala juga timbangan untuk mengetahui berat badan siswa,”imbuh seorang guru Biologi di SMAN 3 Pati ini.
Beberapa sekolah yang menjadi binaan Pak Eko adalah SMAN 2 Pati, SMAN 3 Pati, SMKN 1 Pati, SMKN 2 Pati, SMKN 3 Pati, SMKN 4 Pati, SMPN 3 Pati, SMPN 4 Pati dan SMPN 1 Gembong. Di berbagai sekolah inilah Pak Eko berusaha menyalurkan hobi, berbagi ilmu dan berolahraga setiap hatinya.
Tetap sehat Pak Eko, tetap semangat Pak Eko untuk berbakti bagi pencak silat di Kabupaten Pati Bumi Mina Tani.
Wartawan:ek
Editor: and




