Lereng muria – Kejuaraan Pencak Silat Krida SH Terate III Jawa Tengah yang diselenggarakan di GOR Wujil Ungaran dan Padepokan SH Terate Cabang Kabupaten Semarang Desa Gondoriyo Kecamatan Bergas Kabupaten Semarang Jawa Tengah (16-18/1/2026) telah usai.
Sejumlah 555 pesilat dari 36 cabang di Jawa Tengah mengikuti even bergengsi tersebut. Ada 4 kategori yang dipertandingkan yaitu usia dini, pra remaja, remaja dan dewasa.
Kejuaraan tersebut ditutup oleh Ketua Perwapus Jateng AKBP Sapto Yuhanis, S.H., M.H. dan dihadiri Ketua Cabang SH Terate Kabupaten Semarang Sulistiono beserta jajaran pengurusnya.
Dalam sambutannya, Ketua Perwapus Jateng Sapto Yuhanis mengucapkan terima kasih atas kekompakan warga SH Terate Kabupaten Semarang dan kerja sama panitia yang luar biasa. “Saya terharu sekaligus bahagia atas keberhasilan dan kelancaran Krida SH Terate III Jateng 2026 ini. SH Terate Kabupaten Semarang sangat kompak dan kerja panitia sangat luar biasa walaupun banyak tantangan. Alhamdilillaah adik-adik bersemangat dan tidak kendor,”tutur Sapto Yuhanis.
“Selamat untuk para juara dan tetap rajin berlatih karena masih ada even berikutnya. Prestasi adik-adik ini mewujudkan pembinaan di wilayah,”imbuhnya.
Pada pagelaran Krida SH Terate III Jateng 2026 kali ini persaingan antar antlet merata dan berimbang karena masing-masing cabang sudah mempersiapkan diri dengan baik. Dan akhirnya Cabang Pati mendominasi atau menjadi jawara dalam even tersebut. Prestasi yang diraih benar-benar memuaskan yaitu di kategori usia dini juara umum 2 dengan raihan 4 emas 3 perak. Pra remaja merebut juara umum 1 dengan meraih 18 emas 21 perak 20 perunggu. Remaja meraih juara umum 1 dengan perolehan 6 emas 1 perak 2 perunggu. Dewasa meraih 6 emas 1 perak 4 perunggu dan merebut juara umum 1.
Hasil Krida SHT Jateng III Jateng secara keseluruhan yaitu:
juara umum usia dini, 1. Grobogan, 2. Pati, 2. Sragen. Pra remaja, 1. Pati, 2. Sragen, 3. Pemalang. Untuk kategori remaja, juara umum 1. Pati, 2. Pemalang, 3. Sragen. Dan untuk dewasa, 1. Pati, 2. Sragen, 3. Pemalang.
Atlet yang juara mendapatkan medali dan piagam. Sedangkan tim cabang yang meraih juara umum memperoleh piala dan uang pembinaan.
Wartawan:ek
Editor:amt




