Lereng muria – Ngabuburit merupakan salah satu ritual menjelang berbuka puasa. Ngabuburit diartikan kegiatan menunggu adzan Maghrib atau saat berbuka puasa di bulan Ramadhan. Kegiatan yang dilakukan juga bermacam-macam seperti berbelanja kuliner favorit, jalan-jalan, santai di tempat tertentu, mengikuti kegiatan keagamaan, memasak, berburu takjil gratis dan lain sebagainya.
Untuk bulan Ramadhan tahun 1447 H ini, redaksi Lerengmuria.com akan menyajikan kegiatan ngabuburit dari berbagai warga yang ada di Kabupaten Pati dan sekitarnya.
Edisi perdana ngabuburit ini berasal dari aktifitas Eko Wahono (53 tahun), seorang guru Biologi di Kabupaten Pati yang berdomisili di Perum Rendole Indah Blok I-2 Desa Muktiharjo Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati Jawa Tengah.
Setelah pulang sekolah, Eko Wahono beristirahat sebentar. Pada hari tertentu diselingi mengunjungi anak-anak yang sedang berlatih pencak silat auditorium sekolah.
Setelah mandi sore hari, Eko Wahono menyiapkan buku bacaan dengan berbagai cerita dan tema. Diantara tema yang disukai oleh Eko Wahono adalah tentang mitos-mitos di dunia, berbagai peristiwa misteri, pencak silat, tokoh dunia dan lain sebagainya. Selain itu Eko Wahono juga mempunyai hobi menulis berbagai macam artikel tentang budaya, pendidikan, olahraga dan lain sebagainya. Tidak terlupakan pada saat menulis artikel dengan mendengarkan Radio Pas FM sekaligus menunggu adzan sholat Maghrib berkumandang.
Bagi Eko Wahono, membaca dan menulis merupakan suatu kebutuhan yang dapat memacu otak dan pikiran agar selalu aktif berkembang. “Saya memiliki kebiasaan membaca dan menulis. Dari hasil membaca inilah yang akan saya tulis dalam bentu artikel atau pun berita. Bagi saya, menulis itu menyenangkan dan membuat otak dan pikiran tetap terjaga kesegarannya. Jadi agar ingin tampil lebih fresh, yaa membaca dan menulis,”tutur Eko Wahono yang juga pelatih Pencak Silat SH Terate. Menulis itu mengasyikkan yaa.
“Dari menulis itu kita dapat menuangkan perasaan, suasana hati, berbagai ide, pendapat dan pengalaman. Dan itu dapat mengurangi tekanan yang ada di dalam hati sehingga suasana lebih plong. Selain itu tulisan kita mungkin bermanfaat untuk orang lain, terutama pendapat dan pengalaman yang positif,”imbuh Eko Wahono.
Membaca dan menulis sudah melekat dalam kehidupan Eko Wahono, yang sekarang sudah menghasilkan beberapa buku dan artikel di media on line lokal Kabupaten Pati.
Wartawan: ek
Editor:amt




