Lereng muria – Hari Raya Idul Fitri ditetapkan oleh pemerintah Indonesia pada hari Sabtu (21/3/2026). Pada hari Jumat malam (20/3/2026) masyarakat Muslim Indonesia mengadakan takbiran pertanda selesainya bulan Ramadhan dan dilanjutkan Hari Raya Idul Fitri. Mushola dan masjid secara serentak melantumkan kalimat takbir melalui pengeras suara.
Pada hari itu warga Perum Rendole Indah Blok I-2 Desa Muktiharjo Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati juga mengadakan takbiran di Mushola Nurul Ikhlas secara sederhana. Mushola tersebut tidak seperti biasanya karena banyak warga yang mudik ke luar kota. Hanya ada sekitar 11 remaja yang mengumandangkan takbir pada malam itu.
Andromeda Angkasa (16 tahun) salah satu remaja yang ikut takbiran di mushola menuturkan bahwa sudah dua tahun terakhir ini dia mengikuti takbiran di mushola perumahan dan ada rasa kebersamaan. “Saya sudah dua tahun ini takbiran di mushola bersama teman-teman. Rasanya asyik juga takbiran di saat warga yang lain mudik. Ada rasa kebersamaan dan kedekatan diantara kami walaupun terlihat sepi,”tutur Andromeda yang akan mudik ke Blora pada hari ke dua Idul Fitri.
Sedangkan suasana jalan dan gang di perumahan terlihat sepi. Hanya ada beberapa warga yang tidak pulang kampung dan beberapa tamu yang keluar masuk perumahan. Suasana terlihat sepi namun aman. Beberapa warga di Blok J meramaikan suasana dengan menyalakan petasan kembang api. Sehingga menimbulkan suasana syahdu di perumahan.

Takbiran sederhana tersebut berhenti sekitar pukul 23.00 WIB dan para remaja kembali ke rumah masing-masing untuk istirahat karena besuknya akan mengikuti sholat Idul Fitri.
Wartawan:ek
Editor:amt




