Logo Lerang Muria Baru 500px Hitam

SEDEKAH BUMI KELURAHAN BANGKLE BLORA: TAMPILKAN PUTRA ASLI DAERAH

Dalang muda Ki Ilham Nur Fadhli (2 dari kiri) dan Ki Bagus Darmo Kusumo (3 dari kiri) merupakan putra asli daerah Bangkle yang siap mementaskan wayang kulit dalam acara sedekah bumi di Kelurahan Bangkle Blora
Dalang muda Ki Ilham Nur Fadhli (2 dari kiri) dan Ki Bagus Darmo Kusumo (3 dari kiri) merupakan putra asli daerah Bangkle yang siap mementaskan wayang kulit dalam acara sedekah bumi di Kelurahan Bangkle Blora

Lereng Muria –              Pada hari Rabu (13/5/2026) Kelurahan Bangkle, Kecamatan Blora Kota, Kabupaten Blora, Jawa Tengah mengadakan tradisi sedekah bumi dengan puncak acara wayang kulit semalam suntuk. Berbagai rangkaian kegiatan untuk memeriahkan sedekah bumi tersebut yaitu pengajian, kirab budaya dan hajatan di Makam Mbah Sentono.

Pada puncak acara malam itu, panitia menampilkan berbagai bakat kesenian budaya asli putra daerah Kelurahan Bangkle. Budaya yang ditampilkan mulai dari Tari Denok Geyol, Tari Gambyong, Tari Bujang Ganong dan Seni Barongan Seto Kumoro Seto. Para penabuh gamelan juga berasal dari pemuda Kelurahan Bangkle.

Setelah itu dilanjutkan pagelaran wayang kulit semalam suntuk dengan mengambil cerita “Sesaji Rojo Suyo” dengan menampilkan dalang Ki Ilham Nur Fadhli dan Ki Bagus Darmo Kusumo. Ke dua dalang muda tersebut merupakan putra asli daerah Bangkle.

Didukung pula 9 pesinden yang juga asli putra daerah Bangkle. Untuk memeriahkan pentas wayang kulit malam itu, diramaikan oleh hadirnya bintang tamu Jolang.

Dalam acara tersebut juga hadir Lurah Bangkle Fikri Nur Hidayat, S.Pd., M.Pd. beserta perangkat kelurahan lainnya. Dalam sambutannya Lurah Fikri Nur Hidayat mengucapkan terima kasih kepada warganya yang sudah guyub rukun, kompak dan mrndukung adanya acara sedekah bumi. “Terima kasih kepada semua warga yang sudah mendukung acara sedekah bumi ini dengan guyub rukun dan kekompakannya. Semoga kita diberikan kesehatan, jauh dari bahaya dan melimpah rejekinya. Semoga sedekah bumi yang baik ini dapat dilanjutkan pada tahun berikutnya,”tutur Fikri Nur dalam sambutannya.

Acara sedekah bumi dengan menampilkan bakat seni dari putra asli daerah memang positif. Hal ini dengan tujuan merangsang minat generasi muda untuk menekuni seni budaya agar tidak tergilas oleh budaya asing. Sekaligus juga memberikan tambahan pendapatan untuk warganya dan arena unjuk kebolehan serta promosi kebudayaan.

Wartawan:ek

Editor:and

Spesial Produk Kopi

Berita Lainnya