Lereng muria – Setiap komunitas bela diri pencak silat dipastikan memiliki ajaran, adat istiadat, tradisi ataupun budaya yang berbeda. Dan ini merupakan ciri khas yang melekat selama pencak silat tersebut berkembang.
Salah satu ciri khas pencak silat yang berkembang di Indonesia adalah mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) bagi para anggotanya. Hal yang sama juga dilakukan oleh Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate atau SH Terate Ranting Winong Cabang Pati Pusat Madiun. Pada hari Minggu (1/2/2026) SH Terate Ranting Winong mengadakan UKT di MA Tarbiyatul Banin Desa Pekalongan Kecamatan Winong Kabupaten Pati Jawa Tengah. Dalam kegiatan tersebut diikuti oleh 35 peserta yang terdiri dari 27 siswa sabuk polos dan 8 siswa sabuk jambon.
Materi yang diujikan meliputi senam, jurus, solospel, sambung, pasangan dan ketahanan fisik. Materi tersebut kategori standard yang diujikan ketika SH Terate mengadakan UKT.
Hadir dalam kegiatan UKT itu, Ketua Cabang SH Terate Pati Abdul Khalim, M.M., M.Pd.I. bersama jajaran pengurus, Ketua Ranting Winong Muh. Rif’an dan pelatih ranting serta tamu undangan lainnya.
UKT merupakan wujud pelestarian ajaran dan tradisi SH Terate, seperti yang dituturkan oleh Abdul Khalim selaku Ketua Cabang SH Terate Pati. “UKT merupakan sebuah proses menuju ke tataran berikutnya dan suatu usaha untuk melestarikan ajaran SH Terate. Di dalam ajaran SH Terate terdapat gerakan senam, jurus, sambung dan lain sebagainya. Dan semua itu harus dilestarikan dan dikuasai sepenuhnya,”tutur Abdul Khalim.
“Selain itu untuk mengevaluasi proses latihan dan meningkatkan persaudaraan antar anggota SH Terate,”imbuhnya.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Muh. Rif’an bahwa UKT kali ini untuk melestarikan ajaran dan teadisi SH Terate. “Dari ajaran inilah akan terlihat ciri khas SH Terate yang sebenarnya dan pastinya berbeda dengan organisasi lainnya,”tutur Rif’an di lokasi UKT mengakhiri wawancara dengan Lerengmuria.com.
Kegiatan UKT berlangsung dengan lancar. Acara diakhiri dengan pembagian sabuk dan foto bersama antara warga (pelatih) dan siswa.
Wartawan:ek
Editor:amt




