Lereng Muria – Tahun baru bagi salah sudut pandang, dimaknai dengan kegiatan bakar-bakaran, masak-masak dan hiburan. Tetapi sudut pandang yang lain diartikan sebagai sarana untuk silaturahmi antar keluarga, kolega, teman sahabat, komunitas dan lain sebagainya. Dan kegiatan tersebut dinilai positif dari pada berfoya-foya yang melebihi batas kewajaran.
Seperti yang dikemukakan oleh Desika Tiara (17 tahun) remaja asal Gabus Pati bahwa tahun baru dapat dimanfaatkan sebagai sarana silaturahmi. “Tahun baru merupakan sarana untuk silahturahmi. Soalnya di momen ini biasanya orang-orang punya waktu libur, jadi bisa berkumpul bersama keluarga, sahabat, atau ketemu teman lama. Selain itu, saling mengucapkan “Selamat Tahun Baru” juga menjadi cara untuk menjaga komunikasi dan hubungan tetap baik,”ujar Desika siswa SMAN 1 Pati ini.
“Banyak yang pakai awal tahun untuk memperbaiki hubungan, mulai dari minta maaf sampai menyambung komunikasi yang sempat terputus. Jadi, walaupun bukan kewajiban, tahun baru sering dipakai orang buat menjalin silaturahmi dan mempererat hubungan,”imbuh Desika.
Hal yang sama dituturkan oleh Rizma Azizah (18 tahun) dari Margoyoso Pati bahwa tahun baru merupakan momen untuk bersilaturahmi. “Tahun baru merupakan sarana untuk silaturahmi, karena alasan untuk bertemu atau berkomunikasi. Banyak orang yang memanfaatkan liburan tahun baru untuk mengunjungi keluarga besar, teman lama, atau kolega kerja yang jarang ditemui sehari-hari,”tutur Rizma.
“Selain itu bernilai budaya dan agama. Di Indonesia yang saya ketahui tradisi silaturahmi yang termasuk menjaga hubungan baik antar sesama adalah hal yang sangat diutamakan. Tahun baru menjadi momen yang pas untuk menguatkan tali silaturahmi tersebut. Jadi yang awalnya kurang dekat menjadi lebih dekat, seperti itu,”ujar remaja yang aktif di PPI Kabupaten Pati.
Intan Noviana (17 tahun) juga sepakat dengan kedua rekanya bahwa tahun baru dapat dimanfaatkan sebagai momen silaturahmi. “Tahun baru merupakan salah satu sarana yang efektif untuk kumpul keluarga ketika liburan, dan memperberat tali persaudaraan,”tutur Intan Noviana yang juga murid SMAN 2 Pati kepada Lerengmuria.com.
Silaturahmi inilah yang ingin dibangun oleh generasi muda yang memiliki kesibukan masing-masing. Dari acara inilah mereka dapat saling bertukar pendapat dan bercerita tentang kehidupannya yang kompleks.
Wartawan:ek
Editor:and




