Logo Lerang Muria Baru 500px Hitam

WEDEN SAWAH JADUL

Weden sawah jadul (Foto: Samsung Members Community)
Weden sawah jadul (Foto: Samsung Members Community)

Lereng Muria –      Pasa tahun 1980-1990-an, lahan pertanian di Kabupaten Pati terkhusus di wilayah Kecamatan Gembong, Tlogowungu, Margorejo, Wedarijaksa, Pati, Trangkil dan sekitarnya masih luas. Pada masa itu, lahan persawahan masih ditanami padi. Lahan nan luas dan tanah yang subur serta didukung irigasi dari Waduk Seloromo Gembong menghasilkan padi yang berkualitas prima.

Sayang sekali, bulir-bulir padi yang mulai bernas harus diserang oleh ratusan hama burung emprit, manyar dan sejenisnya. Hama burung tersebut kategori meresahkan, apalagi menyerangnya bergerombol mencapai ratusan dan tergolong nekat. Tentu saja dapat menimbulkan kerusakan pada padi walaupun tidak sampai gagal panen.

Untuk mengatasi serangan hama burung tersebut, petani menggunakan memedi sawah atau orang-orangan sawah. Di daerah Kabupaten Pati dan sekitarnya, memedi sawah dikenal dengan sebutan wden sawah. Weden berasal dari kata wedi (Bahasa Jawa) yang berarti takut. Secara harfiah berarti benda yang berfungsi untuk menakut-nakuti di sawah. Ada juga yang menyebut dengan nama weden manuk (burung) yang berarti benda yang digunakan untuk menakut-nakuti burung, tentu saja burung emprit dan sejenisnya.

Weden sawah ini terbuat dari bambu sebagai kerangkanya. Dipilihnya bambu karena lebih murah, ringan dan tahan lama. Selain itu, bambu juga masih banyak tersedia di pekarangan masyarakat pedesaan.

Kerangka dalam bentuk tanda tambah (plus) dan sebagai pakaiannya diberikan baju bekas yang sudah tidak terpakai. Bagian kepala tidak harus ada, yang terpenting badan dan tangan mudah bergerak ditiup angin. Adanya gerakan dari weden sawah ini burung pemakan padi akan terbang menjauh.

Weden sawah dipasang pada waktu padi mulai muncul bulir-bulirnya. Tempat meletakkannya acak, terkhusus daerah yang berpotensi diserang burung emprit. Daerah yang berpotensi diserang hama burunh emprit adalah tempat yang teduh dan dekat dengan air. Weden sawah ini terpasang sampai menjelang panen padi.

Setelah panen padi, weden sawah disimpan lagi untuk dipasang pada musim betikutnya. Tempat penyimpanannya dibawa pulang ke rumah atau di gubuk petani yang ada di sawah.

Kearifan lokal ini sudah berkurang seiring berkurangnya lahan pertanian. Selain itu metode pengusir hama burung sudah bergeser ke peralatan yang lebih efektif, biasanya menggunakan jaring pelindung dan bunyi-bunyian keras yang dapat memberi efek takut pada gerombolan burung emprit.

Wartawan:ek

Editor:and

Spesial Produk Kopi

Berita Lainnya