Logo Lerang Muria Baru 500px Hitam

AWAL MASUK SEKOLAH, PESILAT SH TERATE KOMISARIAT SMAN 3 PATI KERJA BAKTI

Pesilat SH Terate Komisariat SMAN 3 Pati sedang membersihkan auditorium yang digunakan untuk latihan rutin setiap harinya
Pesilat SH Terate Komisariat SMAN 3 Pati sedang membersihkan auditorium yang digunakan untuk latihan rutin setiap harinya

Lereng Muria –            Senin (23/2/2026) merupakan hari masuk sekolah perdana di bulan Ramadhan 1447 H. Berbagai kegiatan dirancang untuk pelaksanaan proses latihan pencak silat di Komisariat SH Terate SMAN 3 Pati. Terutama untuk kegiatan adaptif di bulan Ramadhan, mengingat para atletnya dalam kondisi berpuasa.

Pada awal masuk latihan tersebut sudah di program latihan yang menyesuaikan kondisi atlet. Dimulai dari berdoa, peregangan dan running. Setelah itu, para pesilat yang berjumlah 22 atlet tersebut melakukan kegiatan kerja bakti di lingkungan SMAN 3 Pati.

Lokasi utamanya adalah auditorium, toilet luar, halaman depan dan lokasi sekitarnya. Pesilat yang mengenakan seragam serba hitam itu dengan penuh semangat menyapu, membersihkan langit-langit, merapikan tikar, memindahkan peralatan ke gudang dan lain sebagainya.

Di toilet, pesilat tersebut membersihkan lantai menggunakan pembersih, membersihkan kaca, membersihkan dinding dan sebagainya. Meskipun terlihat basah oleh air tetapi dilaksanakan dengan riang gembira.

Toilet juga tidak lepas dari area kerja bakti demi usaha untuk membuat nyaman lingkungan sekitar auditorium SMAN 3 Pati
Toilet juga tidak lepas dari area kerja bakti demi usaha untuk membuat nyaman lingkungan sekitar auditorium SMAN 3 Pati

Kegiatan kerja bakti tersebut sudah merupakan kebiasaan di bulan Ramadhan atau seusai mengikuti even. “Kerja bakti ini rutin kami adakan di bulan Puasa dan selesai mengikuti even atau pertandingan. Dengan cara ini kami berusaha meringankan beban petugas kebersihan dan berusaha menciptakan lingkungan bersih di tempat kami berlatih, yaitu auditorium,”tutur Ahmad Fauzi selaku pelatih.

“Selain itu untuk memberikan suasana berbeda pada waktu latihan. Dan berusaha untuk menjadi manusia yang memayu hayuning bawono, bermanfaat untuk sesama,”pungkas Ahmad Fauzi.

Kerja bakti bagi komunitas pencak silat merupakan hal biasa. Dari kerja bakti ini dapat dilihat nilai kerja sama, peduli sesama dan meningkatkan tali silaturahmi serta persaudaraan.

Wartawan:ek

Editor: and

Spesial Produk Kopi

Berita Lainnya