Logo Lerang Muria Baru 500px Hitam

DAMIN PENJUAL SERMIER BLORA: JAUHI LOKASI DEMONSTRASI

Damin, penjual sermier dari Blora berada di Dukuh Jagan Desa Sukoharjo Pati
Damin, penjual sermier dari Blora berada di Dukuh Jagan Desa Sukoharjo Pati

Lereng muria –         Demonstrasi menuntut lengsernya Bupati Pati Sudewo berlangsung pada hari Jumat (31/10/2025) di Simpang Lima Alun-Alun Kota Pati. Kegiatan tersebut berlangsung selepas sholat Jumat.

Adanya demonstrasi masa itu mengakibatkan perjalanan mengais rejeki bagi pedagang sermier (krupuk ketela pohon parut) dari Kabupaten Blora mengalami perubahan arah berdagangnya. Pada hari biasa, pedagang sermier mengelilingi komplek perumahan di sekitar Simpang Lima Pati. Berhubung adanya demonstrasi tersebut para pedagang mengambil rute yang berbeda untuk menawarkan dagangannya.

Hal itu dialami oleh Damin (53 tahun) lelaki penjual sermier dari Desa Sambongrejo Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora yang menjajakan dagangannya dengan cara dipikul. Daman memikul sermier menelusuri jalan raya pedasaan dengan semangat untuk mendapatkan rejeki dengan berjalan kaki.

“Tadi pukul 11.00 kami sudah mulai berdagang. Mulai dari Puri berjalan sampai sini (Dukuh Jagan Desa Sukoharjo Kecamatan Margorejo Pati). Kami menjauhi lokasi demonstrasi karena beresiko,”tutur Damin. “Demonstrasi yang dulu (13/8/2025), walaupun cukup jauh dari Simpang Lima tetapi tetap merasakan pedihnya gas air mata yang dibawa oleh angin. Oleh karena itu saya mencari jalan ke arah lain yang jauh dari Simpang Lima,”imbuhnya.

Pukul 17.15 Damin sudah sampai di Dukuh Jagan Desa Sukoharjo dengan memikul sermier. Jadi sudah sekitar 6 jam Damin menjajakan dagangannya. Dari Desa Puri Kecamatan Pati menuju Dukuh Jagan Desa Sukoharjo menempuh jarak sekitar 6 km. Itu semua ditempuh untuk mencari sesuap nasi dan menjauhkan dari resiko demonstrasi di Pati.

 

Wartawan:ek

Editor:amt

Spesial Produk Kopi

Berita Lainnya