Logo Lerang Muria Baru 500px Hitam

DRAMA MUSIKAL SMAN 3 PATI: MENGENAL BUDAYA JAWA

Mengenal budaya Jawa melalui drama musikal di SMAN 3 Pati
Mengenal budaya Jawa melalui drama musikal di SMAN 3 Pati

Lereng Muria –            Pada pertengahan bulan Februari 2026 yang lalu, SMAN 3 Pati mengadakan Ujian Praktik Seni Budaya dan Bahasa Jawa yang berbentuk drama musikal. Para siswa kelas XII menyajikan drama yang diiringi musik dan berbahasa Jawa. Ceritanya pun bervariasi mulai Roro Jonggrang, Lutung Kasarung, Nyai Ratu Kidul, Jaka Tarub dan cerita karangan siswa.

Budaya Jawa dan Bahasa Jawa diperkenalkan dengan baik melalui penampilan ini dan siswa berusaha untuk memahaminya. Para siswa juga bersibuk ria untuk mempersiapkan penampilan yang berdurasi hanya sekitar 20-30 menit.

Menurut pendapat dari mantan Ketua OSIS SMAN 3 Pati Ghea Amanda kelas XII-6, bahwa ujian praktik Seni Budaya dan Bahasa Jawa yang berupa pentas drama musikal bagi kelas 12 memiliki banyak manfaat penting. Di satu sisi, memperkuat pemahaman siswa terhadap struktur penggunaan Bahasa Jawa yang benar, kosakata beragam, serta penggunaan nada dan intonasi sesuai konteks cerita, sekaligus melestarikan kekayaan budaya lokal melalui penyajian unsur-unsur tradisional seperti kostum, musik Jawa tradisional, atau cerita yang mengangkat nilai-nilai budaya Jawa.

“Di sisi lain, kegiatan ini mengembangkan kemampuan kolaboratif, kreativitas dalam menyusun skenario dan koreografi, serta kepercayaan diri siswa dalam berperforma di depan khalayak. Selain itu membantu menghubungkan nilai-nilai budaya dengan konteks kehidupan modern sehingga lebih relevan dan mudah diterima oleh generasi muda saat ini,”tutur Ghea yang berdomisili di Gembong Pati ini.

Pendapat yang tidak jauh berbeda dituturkan oleh Rizma Azizah kelas XII-9, bahwa ujian praktik yang berbentuk penampilan drama musikal tersebut mempunyai banyak manfaatnya, yaitu dapat meningkatkan kreasi masing masing siswa, berkolaborasi dengan Bahasa Jawa yang menurutnya dapat meningkatkan tata krama siswa sebagai bagian dari masyarakat Jawa Tengah.

“Selain itu, kegiatan tersebut membuat kami bekerjasama, mengonsep drama, memikirkan konsep busana, properti, dan make up. Kami juga wajib membuat naskah untuk drama tersebut. Dan kami mendapat target bahwa drama harus sekitar 35 menit, sudah tampil dan menyiapkan propertinya,”tutur Rizma.

“Jadi, menurut saya itu dapat melatih kreativitas, kerjasama, dan kelincahan dalam mengasah pikiran & tenaga,”imbuh siswa yang berdomisili di Margoyoso Pati ini.

Dari penampilan drama musikal ini diharapkan para siswa dapat memahami, mengenal, mempraktikkan norma budaya dan mengapresiasi Budaya Jawa nan adi luhung tersebut di jaman yang serba canggih ini.

Wartawan:ek

Editor:and

Spesial Produk Kopi

Berita Lainnya