Logo Lerang Muria Baru 500px Hitam

PETANI SUKOHARJO CEGAH HAMA BURUNG EMPRIT PAKAI JARING

Foto sawah di Desa Sukoharjo Margorejo ditutup jaring
Foto sawah di Desa Sukoharjo Margorejo ditutup jaring

Lereng Muria – Maraknya gangguan hama tanaman padi oleh kumpulan burung emprit atau pipit di sejumlah daerah cukup meresahkan. Apalagi burung ini kalau datang jumlahnya mencapai puluhan hingga ratusan ekor. Untuk menghalau burung emprit tersebut petani menggunakan berbagai macam cara. Seperti dilakukan oleh sejumlah petani di Desa Sukoharjo Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati menggunakan jaring untuk menutupi tanaman padi yang baru mengeluarkan butirannya.

Petani tersebut memakai jaring yang berwarna putih untuk menghambat agar burung emprit tidak hinggap di batang maupun daun padi. Terutama ketika butiran padi masih hijau, burung emprit sangat suka sekali. Hal itu karena butiran padi berisi cairan yang kadar airnya masih tinggi, rasa manis dan empuk. Petani pun tidak kurang akal maka dipasangi jaring, seperti yang dilakukan oleh Muh. Zaeni (54 tahun) petani asal Desa Sukoharjo Margorejo ini. ” Menggunakan jaring lebih hemat tenaga dan biaya. Kami tidak harus menunggui padi untuk mengusir burung emprit dan tidak memakai berbagai macam bunyi-bunyian untuk mengusirnya. Waktu yang ada untuk keperluan lain, misalkan kerja sambilan lain. Jaring juga dapat digunakan untuk waktu berikut lebih dari 3 kali, jadi lebih hemat,”ujarnya. Cara tersebut lebih hemat dan efektif dibanding menggunakan cara yang lain seperti menggunakan kaleng bekas, orang-orangan sawah maupun tetabuhan yang lain.

Wartawan : Ek

Editor : Lin

Spesial Produk Kopi

Berita Lainnya