Lereng Muria – Babak Kualifikasi Porprov Jateng cabang pencak silat tidak bisa lepas dari peran serta wasit juri (wasjur) dalam memberikan penilaian dan keputusan yang obyektif. Ketegangan dan tekanan di dalam setiap pertandingan memberikan pengaruh tersendiri terhadap kondisi wasjur.
Maka pada hari Selasa (25/11/2025) pada waktu istirahat siang beberapa wasjur bernyanyi karaoke di gelanggang 4. Gelanggang 4 ini khusus kategori seni tunggal, ganda dan regu (TGR). Salah satu wasjur yang menyumbangkan suara emasnya untuk menghibur rekan-rekannya ada Sapto Setyohadi (56 tahun) dari Kabupaten Banyumas.
Wasjur yang berpotongan rambut pendek mendekati gundul tersebut memang memiliki suara yang merdu bak penyanyi profesional. Suaranya menyesuaikan lagu yang dibawakan, seperti suara Didi Kempot, Manthous, Rhoma Irama dan lain sebagainya. Beberapa lagu terkenal juga dinyanyikan terutama lagu bernuansa campursari Jawa, diantaranya Mister Mendem, Jambu Alas, Pingin Kawin dan lain sebagainya.
Meskipun gendut, jogetnya juga aduhai cenderung lucu. Ketawa dan tepuk tangan penonton pun menggema di setiap penampilan Mas Sapto yang menghibur tersebut.
Uniknya Mas Sapto tidak mau disawer. “Saya tidak usah disawer yaa. Kalau ada yang mau nyawer, diserahkan tukang sound system saja,”candanya. “Lagu ini khusus Mas Warto wasjur dari Salatiga yaa,”candanya lagi denfan logat khas Banyumas.
Suara emas dari Mas Sapto memberikan suasana dan hiburan tersendiri diantara persaingan dan ketegangan BK Porprov Jateng yang sudah memasuki babak 8 besar. Suaranya dapat mengendorkan urat syaraf dan menghibur bagi para atlet, pelatih, wasjur dan penonton pertandingan.
Mas Sapto tetap sehat yaa.. Monggo dilanjutkan bakat suara emasnya dan terima kasih Mas Sapto.
Wartawan:ek
Editor:and




