Lereng Muria – Popda cabang olahraga pencak silat tingkat Kabupaten Pati telah digelar pada tanggal 2-3 Mei 2026 di GOR Pesantenan, Puri, Kabupaten Pati Jawa Tengah. Puluhan sekolah mulai dari tingkat SD sampai SMA mengikuti even bergengsi tersebut.
Dari sengitnya persaingan antar pesilat, SMAN 3 Pati berhasil mempertahankan keperkasaannya di gelanggang pencak silat Popda Kabupaten Pati. SMAN 3 Pati berhasil menjadi juara umum pertama setelah berhasil meraih medali 6 emas 2 perak dan 4 perunggu.
Enam medali emas dipersembahkan oleh Septyana Cahya Ningrum, Tifanny Chamalea Mahadi, Panji Said Prasetya, Mohammad Satrio, Ahmad Zakiy Fuuadi dan Muhammad Rafi Putra Kaendra. Dua medali perak direbut oleh Zalfa Syndy Aulia dan Muhammad Ridwan Arrosyid. Sedangkan 4 medali perunggu diraih oleh Windu Hesti Prastanti, Nihayatut Thoyyibah, Rhienry Kukuh Pradana dan Rizqi Pratama.
Keberhadilan tersebut mengulang prestasi tahun 2025 sebelumnya yang juga menjadi juara umum 1 dengan raihan 7 emas 3 perak dan 3 perunggu.
Keberhasilan SMAN 3 Pati mempertahankan juara umum 1 tersebut tidak lepas dari semangat dan motivasi dari para pesilatnya dalam berlatih serta bertanding. “Semangat dan motivasi pada saat berlatih serta bertanding. Rutinitas berlatih dan peralatan juga berpengaruh,”tutur Wisnu Tri Pamungkas selaku pelatih pencak silat SMAN 3 Pati.
“Selain itu, keberadaan KKO dan kebijakan sekolah juga sangat mendukung keberhasilan kami dalam Popda Kabupaten Pati tahun 2026 ini,”imbuh Wisnu Tri kepada Lerengmuria.com pada hari Selasa (5/5/2026) di SMAN 3 Pati.
Popda pencak silat tingkat Kabupaten Pati 2026 ini mampu mempertahankan keperkasaannya dan diharapkan mampu berprestasi lebih lanjut di Popda Jawa Tengah pada bulan September 2026 mendatang.
Wartawan:ek
Editor:and




