Logo Lerang Muria Baru 500px Hitam

SPORT KOTA PATI, ADA YANG UNIK LUUUR

Foto pesilat usia dini sedang diwawancarai
Foto pesilat usia dini sedang diwawancarai

Lereng Muria – Ada beberapa catatan yang unik dan menarik dalam acara Sport Kota Pati di SMAN 3 Pati hari Minggu 19 Maret 2023 yang lalu. Sport Kota Pati ini melibatkan TVRI Jawa Tengah dengan SH Terate Cabang Pati Pusat Madiun. Begitu rumitnya dunia pertelevisian, semua kegiatan harus ditampilkan dengan sangat sempurna mulai dari suara, materi pembicaraan, pencahayaan, kostum, mimik muka dan lain sebagainya. Sehingga memunculkan berbagai kejadian yang unik dan lucu bagi orang awam.

Foto pengambilan gambar indoor dipandu oleh Andi Praleksono (berdiri)
Foto pengambilan gambar indoor dipandu oleh Andi Praleksono (berdiri)
Foto pengambilan gambar outdoor yang panas dipandu oleh Nur Kholis Fadli (berdiri membelakangi kamera)
Foto pengambilan gambar outdoor yang panas dipandu oleh Nur Kholis Fadli (berdiri membelakangi kamera)

Kejadian pertama kali ketika pengambilan gambar indoor berupa teknik pencak silat yang dipimpin Andi Praleksono harus diulang karena pencahayaan kurang bagus. Pengulangannya di lapangan sepak bola dengan menggunakan drone dan kamera. Akhirnya semua pesilat dibawa ke lapangan bola yang panas dipandu oleh Nur Kholis Fadli. Kejadian yang kedua ketika Reporter Okinawa Fauziah mewawancarai Eko Wahono di lapangan bola. Pesilat yang menjadi latar semula ada 6 orang tiba-tiba meninggalkan tempat satu persatu, sampai tak satu pun ada di belakang nara sumber.

Foto Eko Wahono (kanan) diwawancarai di outdoor, pesilat background meninggalkan tempat
Foto Eko Wahono (kanan) diwawancarai di outdoor, pesilat background meninggalkan tempat
Foto Vandri Kurniawan (mengangkat tangan) memberi aba-aba isyarat tangan kepada pesilat
Foto Vandri Kurniawan (mengangkat tangan) memberi aba-aba isyarat tangan kepada pesilat

Kejadian ketiga ketika pengambilan gambar materi belati, pelatih Vandri Kurniawan harus menggunakan bahasa isyarat jari untuk memberi aba-aba karena dilarang ada suaranya. Kejadian keempat ketika sesi wawancara pesilat usia dini, pelatih membantu memberi jawaban sebelum acara dimulai. Pesilat kecil dibimbing menjawab agar jawaban ada hubungannya dengan pertanyaan. Kejadian kelima ketika pengambilan gambar sesi sambung.

Foto pesilat usia dini diajak diskusi  oleh Produser Haposan Simamora (berdiri)
Foto pesilat usia dini diajak diskusi oleh Produser Haposan Simamora (berdiri)
Foto acara sambung yang harus dihentikan karena kamera batrainya low
Foto acara sambung yang harus dihentikan karena kamera batrainya low

Acara sambung terpaksa dihentikan di tengah jalan karena baterai kamera habis atau low. Akhirnya sesi sambung diulangi. Yang terakhir pengambilan gambar outdoor, kondisi lapngan panas. Gerakan cukup berat sehingga pesilat megap-megap. Terpaksa diambil gerakan yang lebih ringan. Hal ini ada salah paham dalam menerjemahkan perintah dari sutradara. Maunya diambilkan gerakan yang indah dan berat agar di layar kelihatan bagus, ternyata melelahkan pesilat. Memang orang awam terkadang sulit menerjemahkan bahasa intertainment, karena memang beda. Beruntung sutradaranya dengan sabar memberi bimbingan sehingga shooting TVRI Jawa Tengah bersama SH Terate Cabang Pati berlangsung relatif kondusif dan lancar.

Wartawan : Ek

Editor : Linn

Spesial Produk Kopi

Berita Lainnya