Lereng muria – Bulan Ramadhan telah datang dan mengunjungi bumi Indonesia. Warga umat Islam menjalankan ibadah puasa Ramadhan seperti biasanya. Ada yang awal puasa pada hari Rabu (18/2/2026) dan ada pula yang hari Kamis (19/2/2026). Ibadah puasa, tadarus dan sholat tarawih berjalan normal.
Awal bulan Ramadhan di Kota Pati suasana tenang dan cenderung berawan atau meredup. Pagi sampai sore hari, matahari enggan bersinar tertutup awan. Suhu udara berkisar antara 25-30 derajat dan memberikan suasana sejuk di tubuh.
Umat Islam menjalankan ibadah puasa pun terasa lebih ringan karena tidak merasakan haus dan lapar yang berlebihan. Kemungkinan besar untuk membatalkan puasa karena alasan haus dan lapar diminimalisir. Karena cuaca memang sangat bersahabat.
Para penjual takjil juga menggunakan kesempatan bulan Ramadhan untuk mengais rejeki di sore harinya. Ratusan penjual takjil memadati jalan protokol di Kota Pati, seperti Jl. Panglima Sudirman, Kolonel Sunandar (depan Pasar Puri Baru), Jl. Supriyadi dan lain sebagainya.
Aneka makanan dan minuman dijajakan bagi yang membutuhkannya. Mulai kuliner jadul sampai kekinian disiapkan bagi yang menjalankan ibadah puasa. Pembeli tinggal pilih dengan menyesuaikan isi dompet dan selera.
Kondisi berawan ini memang sudah diramalkan sebelumnya oleh BMKG, musim hujan masih melanda Indonesia terutama Pulau Jawa. Maka tidaklah mengherankan kalau awal puasa di Kota Pati dalam keadaan redup dan matahari masih malu-malu menampakkan diri.
Wartawan:ek
Editor:amt




